SUKU DAKKA KEHILANGAN JATI DIRI

suku Dakka merupakan salah satu suku yang berdiam di polewali mandar sulawesi barat. selama ini masyarakat luar hanya mengenal suku mandar di daerah suawesi barat, tetapi setelah di telusuri secara mendalam, ternyata di daerah polman telah banyak di temui suku bangsa di daerah itu diantaranya adalah suku todakka, pannei, pattae.

ketiga jenis suku bangsa tersebut masing – masing memiliki bahasa yang berbeda dengan suku mandar. seperti halnya kata ” besar” dalam bahasa mandar di sebut kayyang, dalam bahasa todakka di sebut katongko, dan banyak lagi perbedaan kata yang lain.

adanya perbedaan bahasa itu menguatkan asusmsi bahwa suku todakka ada sejak zaman nenek moyang dulu bersamaan lahirnya susku – suku bangsa di nusantara ini, termasuk suku mandar.

suku todakka yang banyak mendiami daerah di kecamatan Tapango, Wonomulyo, Matakali, kini sudah banyak bercampur baur dengan suku lainnya di nusantara ini, seperti suku mandar, bugis, makassar, toraja, jawa dan masih banyak lainnya yang kawin – mawin dengan suku todakka. dari perkawinan beda suku itulah membuat suku todakka makin kehilangan jati diri. anak yang lahir dari perkawinan antar suku inilah yang bnayk yang tidak kenal suku aslinya, yakni todakka, yang mereka tahu selama ini adalah suku mandar dan suku lainnya yang selama ini banyak muncul dimasyarakat.

kurangnya masyarakat todakka yang mengakui dirinya sebagai suku todakk, bukan berarti suku todakka makin berkurang, tetap saja bertambah sama dengan perkembangan suku – suku lainnya. orang todakka kawin dengan suku mandar yang di tonjolkan sumu mandarnya, demikian juga halnya dengan suku lainnya. hal seperti itulah membuat suku todakka makin kehilangan jati dirinya.

saat daerah sulawesi barat bergabung dengan sulawesi selatan, di sulawesi selatan hanya di kenal empat suku bangsa yang mendiami sulawesi selatan, yakni suku makassar, bugis, mandar dan toraja, sedangkan suku lainnya yang penduduknya relatif kecil mulai tenggelam dan tidak pernah di sebut di permukaan.

tengelamnya suku – suku kecildi permukaan di daerah polewali mandar maupun di sulawesi barat umumnya, membuat generasi yang lahir belakangan ini, tidak mengenal lagi suku aslinya, yakni suku todakka, yang mereka tahu adalah suku mandar. demikian halnya bahasa daerah sehari harinya, mereka kebanyakan menggunakan bahasa mandar, sedangkan bahasa todakka terasa asing baginya, walaupun mereka tahu artinya, tapi tak mampu mengucapkannya. kondisi seperti inilah membuat budaya todakka di masa datang akan lenyap di permukaan.

namun begitu, hingga kini masih banyak orang – orang tua di daerah kecamatan tapango yang memelihara budaya todakka. mereka tidak mau di katakan suku mandar dan lebih bersemangat bila di sebut suku todakka. demikian halnya dalam percakapan sehari hari menggunakan bahasa todakka. walaupun anak – anak mereka dari suku todakka ini, lebih kental berbahasa mandar ketimbang bahasa todakka. inilah salah satu ancaman hilangnya budaya todakka di masa datang.

Iklan

One thought on “SUKU DAKKA KEHILANGAN JATI DIRI

  1. suku dakka adalah salah satu suku yang sering disebut dalam al_quran, artinya apa bahwa dalam kancah pertautan sejarah suku dakka merupaka suku yang sudah melengendaris di dunia tempo dulue, namun agak kurang populer konteks kekinian, olehnya itu di harapkan saudara hasbi melangjutkan perjuangan generasi dakka sebagai generasi yang menjadi rahmatan lilalamin secarah internal dan eksternal key

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s